Bahan Ajar Fikih Kelas 3 MI
Berikut bahan ajar Fikih untuk kelas 3 MI yang disusun berdasarkan Kurikulum KMA No. 183 Tahun 2019. Materi ini mencakup semester 1 dan 2 sesuai dengan buku teks resmi Kementerian Agama dan sumber referensi lainnya .
A. Capaian Pembelajaran (CP)
Peserta didik di kelas 3 diharapkan mampu memahami dan melaksanakan tata cara ibadah, mulai dari bersuci (thaharah) hingga salat sunnah dan puasa, serta mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari . Materi dibagi menjadi semester ganjil (7 bab) dan genap (3 bab) .
B. MATERI SEMESTER 1 (Ganjil)
Bab 1: Salat Sunah Rawatib
Salat sunah rawatib adalah salat sunah yang mengiringi salat fardu (wajib). Hukumnya sunah muakkad (sangat dianjurkan) bagi yang mampu.
Bab 2: Salat Jamak dan Qasar
Ketika dalam perjalanan (safar), Allah memberikan keringanan (rukhsah) untuk menggabung dan/atau memendekkan salat.
Bab 3: Tayamum
Tayamum adalah pengganti wudhu atau mandi wajib ketika tidak ada air atau berhalangan menggunakannya.
Bab 4: Salat bagi Orang Sakit
Islam memberikan keringanan bagi orang sakit dalam melaksanakan salat sesuai kemampuannya.
C. MATERI SEMESTER 2 (Genap)
Bab 5: Puasa Ramadan
Puasa Ramadan adalah rukun Islam keempat. Wajib bagi muslim yang baligh, berakal, dan mampu.
Bab 6: Amalan di Bulan Ramadan
Di bulan Ramadan, umat Islam dianjurkan memperbanyak amalan ibadah.
Bab 7: Keutamaan Bulan Ramadan
D. Rangkuman
- Salat Sunah Rawatib = salat sunah yang mengiringi salat fardu (qabliyah dan ba’diyah) .
- Salat Jamak = menggabung 2 salat; Qasar = memendekkan salat (4โ2 rakaat) .
- Tayamum = bersuci dengan debu sebagai pengganti wudhu jika tidak ada air .
- Salat bagi orang sakit dapat dilakukan dengan duduk, berbaring, atau isyarat .
- Puasa Ramadan wajib bagi muslim yang mampu, dengan hikmah melatih takwa .
- Amalan bulan Ramadan: salat tarawih, witir, dan memperbanyak ibadah .
Bahan Ajar Kelas 4: Salat Sunah Rawatib
Berikut bahan ajar tentang Salat Sunah Rawatib untuk kelas 4 MI yang disusun berdasarkan Kurikulum KMA No. 183 Tahun 2019 .
A. Pengertian Salat Sunah Rawatib
Salat sunah rawatib adalah salat sunah yang dikerjakan untuk mengiringi salat fardu (wajib lima waktu), baik yang dilaksanakan sebelum maupun sesudah salat fardu . Disebut “rawatib” karena salat ini memiliki keterkaitan erat dengan salat wajib dan tidak disyariatkan untuk dikerjakan secara mandiri .
Salah satu fungsi penting salat rawatib adalah untuk menambal kekurangan yang mungkin terjadi dalam salat wajib, serta menambah pahala bagi yang mengerjakannya . Rasulullah SAW bersabda:
“Sesungguhnya yang pertama kali dihisab dari amal perbuatan manusia pada hari kiamat adalah shalat. … Jika terdapat kekurangan, Allah berfirman: Periksalah, apakah hambaku punya amalan shalat sunah? Jika ia punya amal shalat sunah, maka cukupkan kekurangan shalat fardu hambaku dengan shalat sunah.” (HR. Abu Dawud)
B. Macam-Macam Salat Sunah Rawatib
Berdasarkan waktu pelaksanaannya, salat rawatib dibagi menjadi dua jenis :
| Jenis | Pengertian | Contoh |
|---|---|---|
| Qabliyah | Salat rawatib yang dikerjakan sebelum salat fardu | 2 rakaat sebelum Subuh, 2 rakaat sebelum Zuhur |
| Ba’diyah | Salat rawatib yang dikerjakan sesudah salat fardu | 2 rakaat sesudah Zuhur, 2 rakaat sesudah Maghrib |
C. Pembagian Hukum Salat Rawatib
Berdasarkan anjuran pelaksanaannya, salat rawatib dibagi menjadi dua :
1. Salat Rawatib Muakkad (Sangat Dianjurkan)
Salat sunah yang selalu dikerjakan oleh Rasulullah SAW dan jarang ditinggalkan . Totalnya ada 10 rakaat .
| No | Waktu Pelaksanaan | Jumlah Rakaat |
|---|---|---|
| 1 | 2 rakaat sebelum salat Subuh | 2 rakaat |
| 2 | 2 rakaat sebelum salat Zuhur | 2 rakaat |
| 3 | 2 rakaat sesudah salat Zuhur | 2 rakaat |
| 4 | 2 rakaat sesudah salat Maghrib | 2 rakaat |
| 5 | 2 rakaat sesudah salat Isya | 2 rakaat |
Rasulullah SAW sangat menjaga dua rakaat sebelum Subuh. Disebutkan bahwa tidak ada ibadah sunah yang lebih ditekuni oleh Nabi selain dua rakaat sebelum Subuh .
2. Salat Rawatib Ghairu Muakkad (Kurang Dianjurkan)
Salat sunah yang tidak selalu dikerjakan oleh Rasulullah SAW, tetapi beliau tidak melarangnya . Totalnya ada 12 rakaat .
| No | Waktu Pelaksanaan | Jumlah Rakaat |
|---|---|---|
| 1 | 4 rakaat sebelum salat Zuhur (tambahan) | 4 rakaat |
| 2 | 4 rakaat sesudah salat Zuhur (tambahan) | 4 rakaat |
| 3 | 4 rakaat sebelum salat Asar | 4 rakaat |
| 4 | 2 rakaat sebelum salat Maghrib | 2 rakaat |
| 5 | 2 rakaat sebelum salat Isya | 2 rakaat |
D. Tata Cara Mengerjakan Salat Rawatib
Cara mengerjakan salat rawatib pada dasarnya sama dengan salat wajib, yang membedakan hanyalah niat . Berikut langkah-langkahnya:
- Niat dalam hati sesuai dengan salat yang akan dikerjakan
- Takbiratul ihram (mengucap “Allahu Akbar”)
- Mengerjakan salat 2 rakaat seperti salat biasa (baca Al-Fatihah dan surat pendek, rukuk, sujud, duduk di antara dua sujud, tasyahud akhir, salam)
Hal yang perlu diperhatikan:
- Salat rawatib dikerjakan secara sendiri (munfarid), tidak berjamaah
- Setiap 2 rakaat diakhiri dengan salam
- Untuk salat 4 rakaat (ghairu muakkad), lebih utama dikerjakan 2 rakaat + 2 rakaat (dua kali salam)
E. Bacaan Niat Salat Rawatib
1. Niat Salat Qabliyah (Sebelum Salat Fardu)
| Salat | Bacaan Niat | Arti |
|---|---|---|
| Sebelum Subuh | ุฃูุตููููู ุณููููุฉู ุงูุตููุจูุญู ุฑูููุนูุชููููู ููุจููููููุฉู ููููููู ุชูุนูุงููู | Aku niat salat sunah sebelum Subuh 2 rakaat karena Allah Ta’ala |
| Sebelum Zuhur | ุฃูุตููููู ุณููููุฉู ุงูุธููููุฑู ุฑูููุนูุชููููู ููุจููููููุฉู ููููููู ุชูุนูุงููู | Aku niat salat sunah sebelum Zuhur 2 rakaat karena Allah Ta’ala |
| Sebelum Maghrib (ghairu muakkad) | ุฃูุตููููู ุณููููุฉู ุงููู ูุบูุฑูุจู ุฑูููุนูุชููููู ููุจููููููุฉู ููููููู ุชูุนูุงููู | Aku niat salat sunah sebelum Maghrib 2 rakaat karena Allah Ta’ala |
2. Niat Salat Ba’diyah (Sesudah Salat Fardu)
| Salat | Bacaan Niat | Arti |
|---|---|---|
| Sesudah Zuhur | ุฃูุตููููู ุณููููุฉู ุงูุธููููุฑู ุฑูููุนูุชููููู ุจูุนูุฏููููุฉู ููููููู ุชูุนูุงููู | Aku niat salat sunah sesudah Zuhur 2 rakaat karena Allah Ta’ala |
| Sesudah Maghrib | ุฃูุตููููู ุณููููุฉู ุงููู ูุบูุฑูุจู ุฑูููุนูุชููููู ุจูุนูุฏููููุฉู ููููููู ุชูุนูุงููู | Aku niat salat sunah sesudah Maghrib 2 rakaat karena Allah Ta’ala |
| Sesudah Isya | ุฃูุตููููู ุณููููุฉู ุงููุนูุดูุงุกู ุฑูููุนูุชููููู ุจูุนูุฏููููุฉู ููููููู ุชูุนูุงููู | Aku niat salat sunah sesudah Isya 2 rakaat karena Allah Ta’ala |
F. Hikmah Salat Sunah Rawatib
Membiasakan salat rawatib memiliki banyak manfaat, antara lain :
- Menyempurnakan salat wajib: Menambal kekurangan atau kesalahan dalam salat fardu
- Mendapat pahala tambahan: Setiap rakaat salat sunah mendatangkan pahala dari Allah
- Mendekatkan diri kepada Allah: Menambah amalan ibadah dan meningkatkan ketakwaan
- Meneladani Rasulullah SAW: Mengikuti kebiasaan dan sunah Nabi
- Melatih kedisiplinan: Membiasakan diri untuk selalu meluangkan waktu beribadah
- Menambah ketenangan hati: Dzikir dan ibadah membuat hati menjadi damai
G. Perilaku yang Mencerminkan Pembiasaan Salat Rawatib
Siswa yang membiasakan salat rawatib akan menunjukkan sikap :
| No | Sikap | Penjelasan |
|---|---|---|
| 1 | Disiplin waktu | Terbiasa mengatur waktu untuk salat sebelum atau sesudah salat fardu |
| 2 | Rutin beribadah | Tidak hanya mengerjakan yang wajib, tetapi juga yang sunah |
| 3 | Mencintai sunah Nabi | Meneladani Rasulullah dalam keseharian |
| 4 | Bertanggung jawab | Sadar bahwa setiap amal ibadah akan dihisab |
| 5 | Ikhlas dalam beramal | Mengerjakan salat sunah semata-mata karena Allah |
H. Rangkuman
Jumlah total rawatib muakkad + ghairu muakkad = 22 rakaat dalam sehari semalam .
Salat Sunah Rawatib = salat sunah yang mengiringi salat fardu (sebelum dan sesudah) .
Qabliyah = sebelum salat fardu; Ba’diyah = sesudah salat fardu .
Muakkad (sangat dianjurkan) = 10 rakaat: sebelum Subuh (2), sebelum-sesudah Zuhur (2+2), sesudah Maghrib (2), sesudah Isya (2) .
Ghairu muakkad (kurang dianjurkan) = 12 rakaat: sebelum/sesudah Zuhur tambahan (4+4), sebelum Asar (4), sebelum Maghrib (2), sebelum Isya (2) .
Cara mengerjakan sama dengan salat biasa, yang membedakan hanya niat .
Fungsi salat rawatib = menambal kekurangan salat wajib dan menambah pahala .
Bahan Ajar Kelas 5: Salat Jamak dan Qasar
Berikut bahan ajar tentang Salat Jamak dan Qasar untuk kelas 5 MI yang disusun berdasarkan Kurikulum KMA No. 183 Tahun 2019 .
A. Pengertian Salat Jamak
Salat jamak adalah menggabungkan dua salat fardu dan dilaksanakan dalam satu waktu . Misalnya, mengerjakan salat Zuhur dengan Asar yang keduanya dikerjakan dalam waktu Zuhur saja atau dalam waktu Asar saja.
Salat yang boleh dijamak hanya dua pasangan:
- Zuhur dengan Asar
- Maghrib dengan Isya
Salat Subuh tidak boleh dijamak dengan salat lainnya .
B. Macam-Macam Salat Jamak
C. Syarat Salat Jamak
Seseorang diperbolehkan menjamak salat apabila memenuhi syarat berikut :
- Dalam perjalanan jauh (safar) dengan jarak minimal sekitar 80,6 km (atau 80,64 km)
- Perjalanan itu bertujuan baik, bukan untuk maksiat (misalnya silaturahmi, wisata, atau belajar)
- Niat menjamak saat mengerjakan salat pertama
- Dikerjakan secara berurutan tanpa diselingi kegiatan lain yang lama
- Tetap dalam keadaan safar sampai selesai mengerjakan kedua salat
D. Pengertian Salat Qasar
Salat qasar adalah meringkas salat yang jumlah rakaatnya 4 rakaat menjadi 2 rakaat
Bahan Ajar Fikih Kelas 5: Tayamum
Berikut bahan ajar tentang Tayamum untuk kelas 5 MI yang disusun berdasarkan Kurikulum KMA No. 183 Tahun 2019 .
A. Pengertian Tayamum
Tayamum secara bahasa berarti menyengaja atau memaksudkan. Secara istilah, tayamum adalah bersuci dengan menggunakan debu tanah yang bersih sebagai pengganti wudhu atau mandi wajib dalam keadaan tertentu .
Tayamum termasuk rukhsah (keringanan) yang diberikan Allah SWT kepada umat Islam untuk memudahkan mereka dalam menjalankan ibadah ketika tidak memungkinkan menggunakan air .
B. Sebab-Sebab Tayamum
Tayamum dilakukan apabila seseorang mengalami salah satu dari kondisi berikut :
C. Syarat Tayamum
Sebelum melakukan tayamum, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi:
- Menggunakan debu tanah yang suciย (bersih dari najis)ย
- Debu tersebut belum pernah digunakanย untuk tayamum sebelumnya
- Telah masuk waktu salatย (bagi yang akan salat)
- Menghilangkan najis terlebih dahuluย dari badan dan pakaian jika memungkinkan
D. Rukun Tayamum
Rukun tayamum adalah hal-hal yang wajib dilakukan. Jika salah satu ditinggalkan, tayamum tidak sah :
Jumlah rukun tayamum adalah tiga (niat, usap wajah, usap tangan sampai siku) atau empat jika tertib dihitung sebagai rukun tersendiri .
E. Sunah Tayamum
Selain rukun, ada beberapa sunah yang dianjurkan dalam tayamum :
F. Tata Cara Tayamum
Berikut langkah-langkah melakukan tayamum yang benar :
| Langkah | Keterangan |
|---|---|
| 1 | Niat dalam hati: “Saya berniat tayamum untuk menghilangkan hadas agar diperbolehkan melaksanakan shalat” |
| 2 | Menepukkan kedua telapak tangan ke debu tanah yang suci (satu kali) |
| 3 | Mengusap seluruh wajah dengan debu yang ada di telapak tangan |
| 4 | Menepukkan kedua telapak tangan ke debu tanah sekali lagi |
| 5 | Mengusap kedua tangan mulai dari ujung jari hingga siku dengan debu tersebut |
| 6 | Tertib sesuai urutan |
Penting: Tayamum dilakukan dengan dua kali tepukan: satu tepukan untuk mengusap wajah, dan satu tepukan lagi untuk mengusap kedua tangan hingga siku .
G. Hal-Hal yang Membatalkan Tayamum
Tayamum menjadi batal jika terjadi hal-hal berikut:
- Hal-hal yang membatalkan wudhuย (kentut, buang air kecil/besar, tidur nyenyak, dll.)
- Mendapatkan airย (sebelum mengerjakan salat)ย
- Sebab-sebab yang mewajibkan mandi wajibย (keluar mani, haid, nifas, dll.)
H. Perbedaan Wudhu dan Tayamum
I. Hikmah Tayamum
- Kemudahanย dari Allah bagi umat Islam dalam keadaan daruratย
- Menghilangkan kesulitanย dalam beribadah ketika dalam perjalanan atau sakit
- Menunjukkan kasih sayang Allahย kepada hamba-Nya
- Melatih kesadaranย bahwa Allah selalu memberikan jalan kemudahan dalam menjalankan ibadah
- Menumbuhkan rasa syukurย atas nikmat air yang sering kita gunakan
J. Rangkuman
- Tayamumย = bersuci dengan debu tanah sebagai pengganti wudhu/mandi wajib dalam keadaan daruratย .
- Sebab tayamum:ย tidak ada air,ย sakit, atauย tidak bisa menggunakan airย .
- Rukun tayamum:ย niat,ย usap wajah,ย usap tangan sampai siku, danย tertibย .
- Tayamum dilakukan denganย 2 kali tepukanย ke debuย .
- Tayamumย batalย jika sudah mendapatkan air atau batal wudhuย .
Semoga bahan ajar ini bermanfaat! Apakah ada bagian dari materi yang ingin didalami lebih lanjut?
Leave a Reply